Berita

Viral Kerajaan Kandang Wesi Muncul di Garut, Camat Pakenjeng : Itu Hanya Paguron Beladiri

GAPEGAS.OR.ID – Selama sepekan terakhir publik Tanah Air dihebohkan dengan munculnya sejumlah ‘kerajaan’. Kemunculan ini terpublikasi hanya dengan jarak beberapa hari. Namun kerajaan tersebut sudah muncul lengkap dengan raja, ratu, bahkan pengawal kerajaan dan ratusan pengikut.

Awalnya publik dikagetkan dengan keberadaan Keraton Agung Sejagat. Kerajaan yang dipimpin oleh Toto Santoso ini berdiri di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Tak hanya memiliki istana, kerajaan ini juga memiliki aparatur dan prajurit. Toto mengklaim kerajaan yang ia pimpin merupakan pewaris kerajaan Majapahit dan berkuasa atas sejumlah wilayah di dunia

terkecuali di Garut, masyarakat digegerkan dengan munculnya Kerajaan di Desa Tegal Gede, Kecamatan Pakenjeng bernama Keraton kerajaan Raja Kandang Wesi Sahbadar Karimadi dengan nama Rajan Suseno Sp. Utomo. Kerajaan Kedaton Kandang Wesi diduga menyimpang dari ajaran Islam karena Sang Raja disebut-sebut sebagai penguasa yang merajai alam semesta sehingga harus ditaati segala apa yang menjadi perintahnya.

Foto yang diduga Raja Kandang Wesi viral di media sosial.

Menurut informasi di lapangan yang juga viral di Group WhatsApp Forum LSM/Ormas Kabupaten Garut, dalam perekrutannya calon anggota diwajibkan membayar sejumlah uang yang besarannya ditentukan oleh Raja Suseno SP Utomo dengan cara ditransfer melalui nomor rekening miliknya. Suseno pun mengimi-ngimingi, bagi anggota yang memiliki hutang maka akan mampu membayar hutang meskipun hutangnya sangat besar.

Camat Pakenjeng, Suherman S Sos, saat dikonfirmasi menuturkan, Kerajaan Raja Kandang Wesi Sahbadar Karimadi yang diketahuinya itu adalah Paguron Kanuragan dan Suseno yang menjadi Ketuanya. Sementara yang berkembang diluar, Ketua itu Raja Kandangwesi.

Ketua Paguron Karimadi, Suseno SP Utomo bersama Camat Pakenjeng saat menghadiri Wisuda IPI Garut.

“Sebenarnya itu merupakan Paguron beladiri yang selama ini kegiatannya di bidang olahraga bersama Forkopim dan KONI Kabupaten Garut. Namun yang beredar diluar katanya sebuah kerajaan. Terkait informasi ada hal-hal menyimpang, akan ada penelusuran lebih lanjut. Pihak Forkopim Kecamatan belum terlalu jauh mengetahui tentang itu. Tapi yang jelas, yang bersangkutan dalam kegiatan kemasyarakatan dan pemerintahan sangat kooperatif,” terang Camat Pakenjeng.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita

Advertisement

GROUP SOSMED

Topik

Advertisement
To Top